Senin, 30 Januari 2023 |
21:04 wib: STIH Painan Serang Gelar Launching dan Webinar dengan Tema Dinamika Upah Buruh Paska Terbitnya Perppu Cipta Kerja 23:58 wib: Pengguna Aplikasi Ferizy ASDP Tembus 1,38 Juta Orang, Pengguna Jasa Kapal Ferry Terus Meningkat 20:31 wib: Guyub Pimpinan Daerah Se-wilayah Banten Bersama Dangrup 1 Wujud Semua untuk Rakyat 17:40 wib: Gelar Ngopi Bareng, Dangrup 1 Kopassus Ajak Wartawan Membantu Masyarakat 10:10 wib: Bupati Serang Siapkan Multiprogram Atasi Dampak PHK 18:55 wib: Banjir Suralaya, Sekda Perintahkan PU Rutin Rawat Gorong-gorong 17:51 wib: Bupati Serang Launching Pelayanan Desa Berbasis Digita 08:41 wib: Jawara Banten Kumpul di Grup 1 Kopassus. Ada apa? 18:25 wib: Festival Kebudayaan Tanara Perkuat Wisata Religi Kabupaten Serang 18:29 wib: Layanan Arus Balik Gilimanuk - Ketapang dan Bakauheni - Merak Cenderung Sepi, Pengguna Jasa Dihimbau tetap Waspada Cuaca Ekstrim dan Beli Tiket Online

Dindikbud Banten Pastikan Tak Ada Guru Honorer SMA/SMK dan Skh Negeri di Banten yang Tak Dibayar

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 420 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Tabrani menyebut, jumlah guru honorer SMA/SMK dan Skh Negeri di Banten berkurang menjadi 9.426.

Angka tersebut kata Tabrani mengalami penurunan dibandingkan dengan pada priode Januari 2022.

"Januari 2022 jumlahnya 10.312 orang. Dari Januari hingga September jumlah tersebut tidak permanen," kata Tabrani pada Rabu, (30/11/2022).

Pengurangan jumlah itu merupakan hal yang terjadi, sebab dalam perjalanannya ada guru yang mengundurkan diri.

Kemudian ada juga yang diterima menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tak hanya itu, ada juga yang sudah tak memiliki jam mengajar. Bahkan ada juga guru yang telah meninggal dunia.

"Sampai dengan posisi september 2022, ada perubahan surat perintah tugas (SPT). Karena perubahan SPT satu tahun 2 kali. Dari 10.312 orang, pada September 2022 tinggal 9.426 orang," sebutnya.

Tabrani menegaskan, bahwa dari jumlah guru honorer SMA/SMK dan Skh Negeri kewenagan Pemprov Banten itu semuanya digaji.

"Tidak ada data orang yang tidak dibayarkan," tegasnya.

Diketahui, para guru SMA/SMK dan Skh Negeri yang dibiayai APBD Banten itu mendapatkan gaji pokok dan honor jam mengajar.(ADV)

KOMENTAR DISQUS :

Top