Jumat, 22 November 2019 |
21:51 wib: Bakamla RI Amankan Kapal Pengangkut BBM Ilegal di Laut Bojonegara 16:47 wib: Ormas Brantas DPC Bojonegara Pertanyakan CSR PT Artawa 12:53 wib: Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Polsek Bojonegara Sebrangkan Anak Sekolah 11:29 wib: Program Pamsismas Diduga Bermasalah 13:17 wib: Walikota Serang Janji Perbaiki SDN 1 Banjar Sari Yang Rusak Terkena Punting Beliung 18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda

Cegah Wabah DBD, Caleg Perindo Fogging Perumahan

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 679 Pengunjung

Bantenku, SERANG- Melonjaknya jumlah dari penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Banten menjadi perhatian bagi Caleg Perindo Dapil Banten II yang kerap menggelar pengasapan (fogging). Perindo Banten berkomitmen untuk meningkatkan intensitas fogging di tengah masyarakat demi membasmi jentik nyamuk.

“ Kami sudah bergerak bersama Caleg DPRD Tingkat Provinsi dan kab/kota dari awal bulan (Januari) dengan melakukan fogging di berbagai lokasi di dapil Banten II yaitu Kabupaten dan Kota Serang, dan kota Cilegon. Saat ini kita fokus melakukan permintaan fogging di wilayah kota Serang dan kota Cilegon” kata Herru Februanto Caleg DPR RI dapil Banten II, Sabtu (02/2/2019).

“Untuk kali ini fogging dilakukan di Perumahan Persada RT 01-04/RW 07 , kecamatan Walantaka kota Serang dengan target pengasapan hampir 500 KK. Saya bersama Hj Jasminar dari Caleg DPRD provinsi Banten langsung merespons permintaan warga tersebut.

Menurut Herru faktor utama merebaknya wabah DBD di lingkungan padat penduduk lantaran masyarakat tidak memperhatikan kebersihan sekitar tempat tinggal mereka. Ambil contoh, warga yang beternak ayam tidak cuek akan kebersihan kadang hewan peliharaan mereka,”tambah Herru.

Sementara itu Tati Winarti, Caleg DPRD kota Serang menghimbau kepada masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan agar tidak menimbun plastik minuman serta gelas bekas ke dalam tanah sehingga barang bekas tersebut dijadikan nyamuk aedes aegypti dan mudah berkembangbiak.

Untuk mencegah penyebaran jentik nyamuk mematikan tersebut, kami meminta masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan secara rutin untuk menekan naiknya kasus DBD di masyarakat.tutup Tati.(Mahesa Albantani)

KOMENTAR DISQUS :

Top