Jumat, 24 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

Cegah Wabah DBD, Caleg Perindo Fogging Perumahan

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 476 Pengunjung

Bantenku, SERANG- Melonjaknya jumlah dari penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Banten menjadi perhatian bagi Caleg Perindo Dapil Banten II yang kerap menggelar pengasapan (fogging). Perindo Banten berkomitmen untuk meningkatkan intensitas fogging di tengah masyarakat demi membasmi jentik nyamuk.

“ Kami sudah bergerak bersama Caleg DPRD Tingkat Provinsi dan kab/kota dari awal bulan (Januari) dengan melakukan fogging di berbagai lokasi di dapil Banten II yaitu Kabupaten dan Kota Serang, dan kota Cilegon. Saat ini kita fokus melakukan permintaan fogging di wilayah kota Serang dan kota Cilegon” kata Herru Februanto Caleg DPR RI dapil Banten II, Sabtu (02/2/2019).

“Untuk kali ini fogging dilakukan di Perumahan Persada RT 01-04/RW 07 , kecamatan Walantaka kota Serang dengan target pengasapan hampir 500 KK. Saya bersama Hj Jasminar dari Caleg DPRD provinsi Banten langsung merespons permintaan warga tersebut.

Menurut Herru faktor utama merebaknya wabah DBD di lingkungan padat penduduk lantaran masyarakat tidak memperhatikan kebersihan sekitar tempat tinggal mereka. Ambil contoh, warga yang beternak ayam tidak cuek akan kebersihan kadang hewan peliharaan mereka,”tambah Herru.

Sementara itu Tati Winarti, Caleg DPRD kota Serang menghimbau kepada masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan agar tidak menimbun plastik minuman serta gelas bekas ke dalam tanah sehingga barang bekas tersebut dijadikan nyamuk aedes aegypti dan mudah berkembangbiak.

Untuk mencegah penyebaran jentik nyamuk mematikan tersebut, kami meminta masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan secara rutin untuk menekan naiknya kasus DBD di masyarakat.tutup Tati.(Mahesa Albantani)

KOMENTAR DISQUS :

Top