Minggu, 14 Agustus 2022 |
07:45 wib: Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Sukseskan Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2022 14:29 wib: Memperingati HUT RI Ke-77, Grup 1 Kopassus Gelar Sunatan Massal 12:49 wib: Lepas Peserta Jambore Nasional XI, Helldy Titip Nama Baik Cilegon 09:21 wib: Bidik Laba Rp 541 Miliar, ASDP Optimis Pertahankan Kinerja Positif hingga Akhir Tahun 16:35 wib: Kunjungi Cilegon, Staf Presiden RI Apresiasi Inovasi Pengelolaan Sampah di Cilegon 15:27 wib: HUT Kota Serang Ke - 15, Walikota Serang Harap Masukan dan Kritikan Masyarakat Untuk Membangun 18:32 wib: Ikut Indonesia Expo, Stand UMKM Cilegon Diserbu Pengunjung 16:31 wib: Sambut HUT ke-15 Kota Serang, Syafrudin Ziarah ke TMP Ciceri dan Kesultanan Banten 18:31 wib: Masjid Agung sebagai Icon Kota Serang, Walikota Serang harap Kenyamanan dan Keamanan Parkir Diutamakan 23:02 wib: Berkat Kerja Bersama, Kemiskinan di Provinsi Banten Banten Menurun

Cegah Faham Radikal, Komunitas Ini Padukan Kesenian Tradisional Dengan Usaha Bengkel

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 903 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Salah satu faktor berkembang dan menyebarnya ajaran agama Islam di Banten ternyata tak lepas dari jenis kesenian tradisional. Pada waktu itu, agama Islam dipandang sebagai agama baru di kalangan masyarakat. Oleh karena itu untuk pendekatan maka diciptakanlah alat musik Terebang Gede.

Saat ini, kesenian kearifan lokal tersebut eksistensinya mulai berkurang karena tergerus perubahan zaman yang berimbas pada kehidupan sosial bermasyarakat. Untuk mengembalikan kejayaan kesenian agar tak tergerus oleh pesatnya kemajuan zaman ini, Kelompok Kesenian Hadrah Terebang Gede Cidemang, yang terletak di Kampung Keramat Pal Empat, RT 05/02, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang Banten, tengah berupaya menghidupkan kesenian tradisional ini sambil mendirikan usaha sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.


“Sasaran yang lain adalah usaha ekonomi mikro “Perbengkelan dan Spare Part” sebagai penunjang dan pengarah usaha ekonomi masyarakat yang diharapkan dapat meningkatkan perkembangan pelestarian kebudayaan, kearifan lokal yang ada di lingkungan kami,” ungkap Sunandi, Ketua Kelompok Kesenian Hadrah Terebang Gede Cidemang, Rabu (05/01/ 2022).


Dikatakan, hal tersebut perlu diwujudkan sebagai upaya untuk menekan dan mencegah konflik sosial dan penyebaran faham radikalisme yang sering terjadi. “Melalui program dan kegiatan seni budaya serta pengembangan ekonomi masyarakat inilah kita berusaha untuk mewujudkan pemuda dan masyarakat yang cinta damai serta dapat melestarikan kebudayaan warisan dari leluhur kita,” jelasnya.

“Dengan bantuan Program Kearifan Lokal Kemensos Republik Indonesia, sangat membantu untuk mewujudkan harapan masyarakat kami, yakni melestarikan kebudayaan dengan ditunjang usaha ekonomi masyarakat, serta Program Kearifan Lokal Kemensos Republik Indonesia digulirkan sebagai bentuk support pemerintah pusat dalam rangka pelestarian kebudayaan yag bertujuan untuk meningkatkan pencegahan konflik sosial dan paham radikalisme di daerah Kota Serang.”, ucapnya.

Ditempat yang sama, Ari Sugira, tokoh sebagai pendamping program kearifan lokal kota Serang mengatakan, tujuannya adalah memelihara dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta persaudaraan bagi para anggota dan masyarakat dalam mewujudkan keharmonisan masyarakat serta mencintai kearifan lokal yang ada di tanah air bangsa Indonesia. Selain itu dengan adanya kegiatan ini, secara tidak langsung ikut serta menjalankan dan membantu program pemerintah mengenai pencegahan konflik sosial dan penanggulangan penyebaran paham radikalisme di daerah.

“Meningkatkan perekonomian pengurus, dan masyarakat sekitar serta memberikan peluang usaha bagi pengurus, serta bagi masyarakat yang belum memiliki kegiatan atau usaha tetap,” pungkasnya.

(SU/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top