Kamis, 01 Desember 2022 |
15:27 wib: Porprov VI Banten 2022 Usai, Pj Gubernur Banten Al Muktabar : Cetak Atlet Berprestasi Menuju PON Sumut-Aceh 21:17 wib: Dindikbud Banten Pastikan Tak Ada Guru Honorer SMA/SMK dan Skh Negeri di Banten yang Tak Dibayar 21:16 wib: Pabrik Pengelolaan Sampah BBJP Plant Pertama di Indonesia Diresmikan di Cilegon 09:38 wib: Dinsos Banten Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus Kampung Siaga Bencana 10:19 wib: Wabup Serang Harap KKP Kelas II Banten Tingkatkan Tangkal Penyakit Menular 12:19 wib: Dari Desa dan Pulau Terluar, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar Tangani Stunting 22:39 wib: Pembangunan Pengamanan Pantai di Sumur Pandeglang Rampung 22:27 wib: Tingkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan, BPBD Banten Gencar Laksanakan Simulasi Kebencanaan 21:16 wib: Pj Gubernur Banten Raih Penghargaan Atas Upaya Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Dari Kemenaker RI 19:09 wib: Pemprov Banten Kirim Bantuan dan Relawan Korban Gempa Cianjur

Cegah Faham Radikal, Komunitas Ini Padukan Kesenian Tradisional Dengan Usaha Bengkel

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1148 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Salah satu faktor berkembang dan menyebarnya ajaran agama Islam di Banten ternyata tak lepas dari jenis kesenian tradisional. Pada waktu itu, agama Islam dipandang sebagai agama baru di kalangan masyarakat. Oleh karena itu untuk pendekatan maka diciptakanlah alat musik Terebang Gede.

Saat ini, kesenian kearifan lokal tersebut eksistensinya mulai berkurang karena tergerus perubahan zaman yang berimbas pada kehidupan sosial bermasyarakat. Untuk mengembalikan kejayaan kesenian agar tak tergerus oleh pesatnya kemajuan zaman ini, Kelompok Kesenian Hadrah Terebang Gede Cidemang, yang terletak di Kampung Keramat Pal Empat, RT 05/02, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang Banten, tengah berupaya menghidupkan kesenian tradisional ini sambil mendirikan usaha sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.


“Sasaran yang lain adalah usaha ekonomi mikro “Perbengkelan dan Spare Part” sebagai penunjang dan pengarah usaha ekonomi masyarakat yang diharapkan dapat meningkatkan perkembangan pelestarian kebudayaan, kearifan lokal yang ada di lingkungan kami,” ungkap Sunandi, Ketua Kelompok Kesenian Hadrah Terebang Gede Cidemang, Rabu (05/01/ 2022).


Dikatakan, hal tersebut perlu diwujudkan sebagai upaya untuk menekan dan mencegah konflik sosial dan penyebaran faham radikalisme yang sering terjadi. “Melalui program dan kegiatan seni budaya serta pengembangan ekonomi masyarakat inilah kita berusaha untuk mewujudkan pemuda dan masyarakat yang cinta damai serta dapat melestarikan kebudayaan warisan dari leluhur kita,” jelasnya.

“Dengan bantuan Program Kearifan Lokal Kemensos Republik Indonesia, sangat membantu untuk mewujudkan harapan masyarakat kami, yakni melestarikan kebudayaan dengan ditunjang usaha ekonomi masyarakat, serta Program Kearifan Lokal Kemensos Republik Indonesia digulirkan sebagai bentuk support pemerintah pusat dalam rangka pelestarian kebudayaan yag bertujuan untuk meningkatkan pencegahan konflik sosial dan paham radikalisme di daerah Kota Serang.”, ucapnya.

Ditempat yang sama, Ari Sugira, tokoh sebagai pendamping program kearifan lokal kota Serang mengatakan, tujuannya adalah memelihara dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta persaudaraan bagi para anggota dan masyarakat dalam mewujudkan keharmonisan masyarakat serta mencintai kearifan lokal yang ada di tanah air bangsa Indonesia. Selain itu dengan adanya kegiatan ini, secara tidak langsung ikut serta menjalankan dan membantu program pemerintah mengenai pencegahan konflik sosial dan penanggulangan penyebaran paham radikalisme di daerah.

“Meningkatkan perekonomian pengurus, dan masyarakat sekitar serta memberikan peluang usaha bagi pengurus, serta bagi masyarakat yang belum memiliki kegiatan atau usaha tetap,” pungkasnya.

(SU/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top