Selasa, 19 Oktober 2021 |
18:03 wib: Utamakan Pelayanan, Jasa Raharja Banten Data Korban Laka Bus di Tol Tangerang Merak 22:43 wib: RSUD Banten Luncurkan KateterisasiJantung 22:06 wib: Jasa Raharja Cabang Banten Gandeng Kampus Untirta, Gagas Kegiatan Kampus Pelopor Keselamatan 18:03 wib: Pilkades Serentak di Kabupaten Serang Digelar 31 Oktober 2021 07:49 wib: Dibuka Wagub Andika, Banten Golf Open Tournament 2021 Diikuti Peserta Pro & Amatir 10:34 wib: Bupati Serang Beri Penghargaan untuk Atlet PON Berprestasi 17:29 wib: Tantangan Semakin Kuat, Kemajuan Kabupaten Serang Diapresiasi 07:57 wib: Gebyar HUT Kabupaten Serang Banjir Bantuan 22:02 wib: Lakukan Pembinaan, Kini Tingkat Kehadiran Pegawai Non-ASN di Setwan Banten Naik Signifikan 21:33 wib: Sekretariat DPRD Banten Klaim Sukses Adakan Vaksinasi Setelah Sasar 2.230 Orang

Cegah Covid 19 Camat Serang dan Tim Gabungan Patroli Tempat Kerumunan

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 966 Pengunjung

Bantenku, SERANG - Dalam menindaklanjuti Peraturan Walikota Serang Nomor 30 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 dan Peraturan Walikota Serang Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Kota Serang, Muspika Kecamatan Serang melakukan Patroli Gabungan di Sejumlah titik lokasi kerumunan.


"Sesuai amanat Peraturan Walikota tentang PSBB, Kami melaksanakan kegiatan patroli gabungan, Ada beberapa Lokasi yang kita kunjungi, Yang pertama wisata Kuliner Perhutani,". Kata Kepala Kecamatan Serang, Tb Yassin, Saat dihubungi Melalui Sambungan Selulernya, Sabtu (26/09/2020)

Yassin Menjelaskan, Dalam memutus mata rantai covid 19, Pihaknya akan terus melakukan Patroli ini secara berskala.

"Patroli ini akan dilakukan secara rutin, Jika pagi di jalan (Check Point-Red), Kalo malam kita akan bergerak ke lokasi kerumunan," Tambahnya.

Saat ditanya soal Pengusaha maupun pengelola yang membandel atau tidak mengindahkan Perwal No 30 dan Perwal 36 th 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pihaknya akan bertindak tegas, dan akan melakukan penutupan tempat usaha.

"Sanksi tegas ya ada, kita juga bawa Satpol PP (Patroli-Red). Jika Terus menerus, Satpol PP akan melakukan Penutupan usaha, Mulai dari ijin akan di Persoal, sampai 3 kali lah, kalo memang membandel terus menerus." Tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Banten melakukan evaluasi pelaksanaan PSBB di Provinsi Banten (Selasa, 15/9/2020), dan Gubernur WH terus menekankan dan mengajak seluruh pihak di Provinsi Banten untuk memiliki semangat dan terus meningkatkan koordinasi dan soliditas dalam penanganan pandemi Covid-19. Hal itu seiring dengan adanya tren kenaikan kasus Covid-19 di Provinsi Banten.

"Perlu mendapatkan respon seluruh pihak. Semua Kepala Daerah dan pejabat bertanggungjawab. Termasuk kita bahu membahu bersama TNI dan Polri. Semua dilibatkan dalam penanganan Covid-19," ungkapnya.

(Men/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top