Selasa, 04 Agustus 2020 |
11:54 wib: Personel Ditpolairud Polda Banten Lakukan Kegiatan Pengamanan Di Sepanjang Pantai Anyer 07:42 wib: Covid-19, Kereta Api Lokal Merak Rangkasbitung Belum Bisa Beroperasi Hingga Agustus 17:41 wib: Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Lebaran Idul Adha Bagian Menguji Ketaqwaan 21:32 wib: Polda Banten Tangkap 9 Penyelundup 159 Kg Ganja Antar Provinsi 12:44 wib: Dirlantas Polda Banten Paparkan Kesiapan Libur Idul Adha kepada Kakorlantas Polr 12:11 wib: 17 Produk UMKM di Kabupaten Serang Masuk Minimarket 18:41 wib: Wabup Dukung, Perank Gagas Gerakan Desa Bersih dari Narkoba 17:25 wib: Kapolda Banten Ajak Stakeholder Ciptakan Pilkada Serentak yang aman damai dan sejuk 09:43 wib: Satgas PEN Daerah Terbentuk, Polri Siap Dukung Program Pemerintah Guna Pulihkan Ekonomi Nasional 18:20 wib: 4 Santriwati Korban Asusila Guru Ngaji Keluarga Melapor Ke Polisi

Cara mengatasi Perilaku Anak Nakal Tanpa Perlu Memarahi

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 679 Pengunjung
https://www.1health.id/id

BantenKu - Saat ini kehidupan seluruh keluarga di dunia terdampak oleh wabah pandemi corona (COVID-19).

Kegiatan rutin orangtua dan anak seperti bekerja dan sekolah terhenti karena kebijakan tetap di rumah aja.

Pembelajaran dan pekerjaan diminta dilakukan dari rumah. Sementara imbauan untuk menjaga jarak fisik yang aman dari orang lain terus diserukan.

Orangtua pun saat ini harus ekstra tenaga untuk bekerja sambil mendampingi anak belajar di rumah. Tak jarang, orangtua dibuat pusing dengan pekerjaan yang bertambah dan perilaku anak yang nakal.

Tentunya situasi ini tak mudah untuk orangtua. Semua anak pernah berperilaku nakal. Hal ini wajar saat anak lelah, lapar, takut, atau sedang belajar mandiri. Lagipula, mereka pun jenuh karena harus terus-menerus berada di dalam rumah.

Bekerja sama dengan inisiatif Parenting for Lifelong Health, UNICEF mengumpulkan beberapa kiat praktis untuk membantu para orang tua dan pengasuh menghadapi masa-masa pandemi corona.

Berikut cara mengatasi perilaku nakal pada anak untuk orangtua tanpa perlu memarahi anak seperti dikutip dari laman UNICEF.

  • Alihkan
  • Ambil napas
  • Ajarkan anak konsekuensi
  • Tetap positif
  • Fokus pada perilaku yang kita inginkan
  • Nada suara itu penting
  • Puji anak atas perilaku baiknya
  • Tetap realistis
  • Bantu si remaja tetap dekat dengan teman-temannya
  • Anak remaja memiliki kebutuhan lebih besar untuk berkomunikasi dengan teman. Bantu anak tetap terhubung melalui media sosial dan cara lain tanpa melanggar jarak aman. Orang tua pun bisa ikut!



    Sumber: www.kompas.com

    [red]

    KOMENTAR DISQUS :

    Top