Sabtu, 18 Januari 2020 |
08:40 wib: Walikota Serang Cek Kondisi Jalan Rusak di Kecamatan Curug 12:24 wib: Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bojonegara, Pemkab Serang Segera Panggil Penambang 11:51 wib: Kapolda Banten Prioritas Penanganan Tambang Emas Ilegal di Lebak 12:52 wib: Rumah Warga Ambruk, Dihantam Angin Kencang 12:00 wib: 13 Nama Bersaing Rebut Kursi Bos BUMD Agrobisnis Banten 20:46 wib: Brantas Banten Minta Kapolda Banten Sapu bersih Penambang Liar di TNGH 16:49 wib: Pembangunan Lapen Jalan penghubung Kampung Cinanggoler diduga Bermasalah 14:53 wib: Brantas Kabupaten Serang Pertanyakan Kerja Dinas Kebersihan dan CSR Perusahaan 14:10 wib: Jembatan Suka Senang, Malingping Terbengkalai Dikritik Aktivis LPPB 13:32 wib: Protes Kebanjiran, Warga Bojonegara Demo Blokir Jalan

Caleg Perindo Meminta Masyarakat Lawan Money Politik

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 742 Pengunjung
Foto : Bantenku.id

Bantenku, SERANG- Mamat Rahmatullah Caleg DPRD kabupaten Serang dapil 1 Nomor urut 2 meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama Partai Perindo melawan money politik.

Menurut Mamat, Caleg harus memiliki kompetensi untuk  meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu, jangan sampai karena Caleg tidak memiliki kemampuan yang memadai lalu mengambil jalan pintas dengan melakukan money politik dalam mendulang suara.

" Money politic atau Politik uang harus dilawan sama-sama, datang ke TPS, kita pilih yang nggak money politic. Jangan golput. Nanti yang menang malah yang money politic. kabupaten Serang makin hancur kalau nanti yang menang malah yang money politic," Tegas Mamat. Kamis(11/04/2019).

Mamat menambahkan Budaya money politik pada pemilihan Caleg telah menjamur di masyarakat, dengan istilah sering kita dengar"Wani Piro" hal ini dapat disebabkan salah satunya adalah tidak berjalanya pendidikan politik yang baik oleh Partai Politik terdahulu, atau mungkin malah sebaliknya Partai Politik tersebut terlibat aktif dalam menyebarkan virus tersebut. 

Sudah cukup budaya"Money Politik"menjamur setiap hajat demokrasi digelar," Pimpinan Partai Politik di kabupaten Serang harus bersungguh-sungguh menghentikan hal tersebut karena Partai Politik memiliki kewajiban untuk memberikan edukasi politik yang baik kepada Caleg maupun kepada masyarakat, " tutup Mamat.(Mahesa)


KOMENTAR DISQUS :

Top