Kamis, 01 Desember 2022 |
15:27 wib: Porprov VI Banten 2022 Usai, Pj Gubernur Banten Al Muktabar : Cetak Atlet Berprestasi Menuju PON Sumut-Aceh 21:17 wib: Dindikbud Banten Pastikan Tak Ada Guru Honorer SMA/SMK dan Skh Negeri di Banten yang Tak Dibayar 21:16 wib: Pabrik Pengelolaan Sampah BBJP Plant Pertama di Indonesia Diresmikan di Cilegon 09:38 wib: Dinsos Banten Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus Kampung Siaga Bencana 10:19 wib: Wabup Serang Harap KKP Kelas II Banten Tingkatkan Tangkal Penyakit Menular 12:19 wib: Dari Desa dan Pulau Terluar, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar Tangani Stunting 22:39 wib: Pembangunan Pengamanan Pantai di Sumur Pandeglang Rampung 22:27 wib: Tingkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan, BPBD Banten Gencar Laksanakan Simulasi Kebencanaan 21:16 wib: Pj Gubernur Banten Raih Penghargaan Atas Upaya Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Dari Kemenaker RI 19:09 wib: Pemprov Banten Kirim Bantuan dan Relawan Korban Gempa Cianjur

Caleg Perindo Meminta Masyarakat Lawan Money Politik

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 2618 Pengunjung
Foto : Bantenku.id

Bantenku, SERANG- Mamat Rahmatullah Caleg DPRD kabupaten Serang dapil 1 Nomor urut 2 meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama Partai Perindo melawan money politik.

Menurut Mamat, Caleg harus memiliki kompetensi untuk  meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu, jangan sampai karena Caleg tidak memiliki kemampuan yang memadai lalu mengambil jalan pintas dengan melakukan money politik dalam mendulang suara.

" Money politic atau Politik uang harus dilawan sama-sama, datang ke TPS, kita pilih yang nggak money politic. Jangan golput. Nanti yang menang malah yang money politic. kabupaten Serang makin hancur kalau nanti yang menang malah yang money politic," Tegas Mamat. Kamis(11/04/2019).

Mamat menambahkan Budaya money politik pada pemilihan Caleg telah menjamur di masyarakat, dengan istilah sering kita dengar"Wani Piro" hal ini dapat disebabkan salah satunya adalah tidak berjalanya pendidikan politik yang baik oleh Partai Politik terdahulu, atau mungkin malah sebaliknya Partai Politik tersebut terlibat aktif dalam menyebarkan virus tersebut. 

Sudah cukup budaya"Money Politik"menjamur setiap hajat demokrasi digelar," Pimpinan Partai Politik di kabupaten Serang harus bersungguh-sungguh menghentikan hal tersebut karena Partai Politik memiliki kewajiban untuk memberikan edukasi politik yang baik kepada Caleg maupun kepada masyarakat, " tutup Mamat.(Mahesa)


KOMENTAR DISQUS :

Top