Senin, 18 November 2019 |
18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten 23:35 wib: Diduga Ilegal, Aktifis Lingkungan Bojonegara Desak Aktifitas Pemotongan Kapal Dihentikan 11:57 wib: Brantas Lebak Desak Aparat Tegas, Truk Jalan Lalulintas By Pas Mandala Tercemar tanah merah

Caleg Perindo Meminta Masyarakat Lawan Money Politik

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 588 Pengunjung
Foto : Bantenku.id

Bantenku, SERANG- Mamat Rahmatullah Caleg DPRD kabupaten Serang dapil 1 Nomor urut 2 meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama Partai Perindo melawan money politik.

Menurut Mamat, Caleg harus memiliki kompetensi untuk  meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu, jangan sampai karena Caleg tidak memiliki kemampuan yang memadai lalu mengambil jalan pintas dengan melakukan money politik dalam mendulang suara.

" Money politic atau Politik uang harus dilawan sama-sama, datang ke TPS, kita pilih yang nggak money politic. Jangan golput. Nanti yang menang malah yang money politic. kabupaten Serang makin hancur kalau nanti yang menang malah yang money politic," Tegas Mamat. Kamis(11/04/2019).

Mamat menambahkan Budaya money politik pada pemilihan Caleg telah menjamur di masyarakat, dengan istilah sering kita dengar"Wani Piro" hal ini dapat disebabkan salah satunya adalah tidak berjalanya pendidikan politik yang baik oleh Partai Politik terdahulu, atau mungkin malah sebaliknya Partai Politik tersebut terlibat aktif dalam menyebarkan virus tersebut. 

Sudah cukup budaya"Money Politik"menjamur setiap hajat demokrasi digelar," Pimpinan Partai Politik di kabupaten Serang harus bersungguh-sungguh menghentikan hal tersebut karena Partai Politik memiliki kewajiban untuk memberikan edukasi politik yang baik kepada Caleg maupun kepada masyarakat, " tutup Mamat.(Mahesa)


KOMENTAR DISQUS :

Top