Selasa, 19 November 2019 |
13:17 wib: Walikota Serang Janji Perbaiki SDN 1 Banjar Sari Yang Rusak Terkena Punting Beliung 18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten 23:35 wib: Diduga Ilegal, Aktifis Lingkungan Bojonegara Desak Aktifitas Pemotongan Kapal Dihentikan

Brantas Lebak Desak Aparat Tegas, Truk Jalan Lalulintas By Pas Mandala Tercemar tanah merah

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1064 Pengunjung
Foto : Bantenku

Bantenku, LEBAK- Jalan By pas mandala merupakan jalan akses pemeliharaan provinsi Banten, dan jalan tersebut sering dilalui oleh ribuan bahkan jutaan pengendara motor dan mobil yang melintas.

Ahmad pengendara yang melintas jalan by pas mandala kepada Bantenku mengeluh sepanjang jalan prapatan malang nengah sampai ke prapatan agung yang masuk jalur by pas mandala jalan tersebut tercemar oleh tanah merah, akibat maraknya pengurungan lahan dengan menggangkut tanah merah menggunakan truk, sehingga tanah yang diangkut truk tersebebut berceceran di jalan tanpa ada pembersihan dari pihak pengurugan katanya.

Sekitar ada tiga lokasi pengurugan di sepanjang jalan by pas mandala tersebut, sehingga jalan lalu lintas yang dilalui menjadi kurang nyaman untuk dilalui pengendara motor, dan yang lebih khawatir dan berbahaya akan turunya hujan sehingga jalan menjadi licin dan dapat menimbulkan korban tandasnya.

Ditempat terpisah Pupu pengendara motor yang melintaspun mengeluh terkait sepanjang jalan by pas mandala, "Akibat maraknya pengurugan lahan, banyak tanah merah berceceran di sepanjang jalan, sehingga jalan merasa kurang nyaman, belum lagi yang jika turun hujan sudah tentu banyak pengendara yang tergelincir dikarnakan jalan menjadi licin akubat tanah merah yang berserakan di sepanjang japan by pas mandala, ujarnya.

Menangapi hal tersebut Akitifis Brantas Lebak, Aswapi Aman SH mengatakan Kamis (31/10) kepada " seyogyanya pihak pemerintah melakukan peneguran terhadap pihak pengurugan lahan, agar tanah merah yang berceceran di sepanjang jalan by pas mandala di bersihkan agar pengendara yang melintas merasa nyaman dan demi menghindari terjadinya kecelakaan terutama saat turun hujan, karena tanah yang berceceran tersebut akibat truk pengangkut urugan tanah merah berjatuhan.

Dan kami meminta kepada pihak Pemkab Lebak melalui Dinas terkait untuk mempertanyakan surat perijinan yang resmi dan lengkap pada setiap pengurugan lahan, agar negara tidak merasa dirugikan dengan maraknya pengurugan tersebut tandasnya.(Ali/Red)


KOMENTAR DISQUS :

Top