Kamis, 01 Desember 2022 |
15:27 wib: Porprov VI Banten 2022 Usai, Pj Gubernur Banten Al Muktabar : Cetak Atlet Berprestasi Menuju PON Sumut-Aceh 21:17 wib: Dindikbud Banten Pastikan Tak Ada Guru Honorer SMA/SMK dan Skh Negeri di Banten yang Tak Dibayar 21:16 wib: Pabrik Pengelolaan Sampah BBJP Plant Pertama di Indonesia Diresmikan di Cilegon 09:38 wib: Dinsos Banten Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus Kampung Siaga Bencana 10:19 wib: Wabup Serang Harap KKP Kelas II Banten Tingkatkan Tangkal Penyakit Menular 12:19 wib: Dari Desa dan Pulau Terluar, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar Tangani Stunting 22:39 wib: Pembangunan Pengamanan Pantai di Sumur Pandeglang Rampung 22:27 wib: Tingkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan, BPBD Banten Gencar Laksanakan Simulasi Kebencanaan 21:16 wib: Pj Gubernur Banten Raih Penghargaan Atas Upaya Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Dari Kemenaker RI 19:09 wib: Pemprov Banten Kirim Bantuan dan Relawan Korban Gempa Cianjur

Brantas Lebak Desak Aparat Tegas, Truk Jalan Lalulintas By Pas Mandala Tercemar tanah merah

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 2877 Pengunjung
Foto : Bantenku

Bantenku, LEBAK- Jalan By pas mandala merupakan jalan akses pemeliharaan provinsi Banten, dan jalan tersebut sering dilalui oleh ribuan bahkan jutaan pengendara motor dan mobil yang melintas.

Ahmad pengendara yang melintas jalan by pas mandala kepada Bantenku mengeluh sepanjang jalan prapatan malang nengah sampai ke prapatan agung yang masuk jalur by pas mandala jalan tersebut tercemar oleh tanah merah, akibat maraknya pengurungan lahan dengan menggangkut tanah merah menggunakan truk, sehingga tanah yang diangkut truk tersebebut berceceran di jalan tanpa ada pembersihan dari pihak pengurugan katanya.

Sekitar ada tiga lokasi pengurugan di sepanjang jalan by pas mandala tersebut, sehingga jalan lalu lintas yang dilalui menjadi kurang nyaman untuk dilalui pengendara motor, dan yang lebih khawatir dan berbahaya akan turunya hujan sehingga jalan menjadi licin dan dapat menimbulkan korban tandasnya.

Ditempat terpisah Pupu pengendara motor yang melintaspun mengeluh terkait sepanjang jalan by pas mandala, "Akibat maraknya pengurugan lahan, banyak tanah merah berceceran di sepanjang jalan, sehingga jalan merasa kurang nyaman, belum lagi yang jika turun hujan sudah tentu banyak pengendara yang tergelincir dikarnakan jalan menjadi licin akubat tanah merah yang berserakan di sepanjang japan by pas mandala, ujarnya.

Menangapi hal tersebut Akitifis Brantas Lebak, Aswapi Aman SH mengatakan Kamis (31/10) kepada " seyogyanya pihak pemerintah melakukan peneguran terhadap pihak pengurugan lahan, agar tanah merah yang berceceran di sepanjang jalan by pas mandala di bersihkan agar pengendara yang melintas merasa nyaman dan demi menghindari terjadinya kecelakaan terutama saat turun hujan, karena tanah yang berceceran tersebut akibat truk pengangkut urugan tanah merah berjatuhan.

Dan kami meminta kepada pihak Pemkab Lebak melalui Dinas terkait untuk mempertanyakan surat perijinan yang resmi dan lengkap pada setiap pengurugan lahan, agar negara tidak merasa dirugikan dengan maraknya pengurugan tersebut tandasnya.(Ali/Red)


KOMENTAR DISQUS :

Top