Kamis, 16 Juli 2020 |
20:42 wib: Satgas Aman Nusa II Polda Banten, Tinjau Pelaksanaan Test Swab Massal Dalam Bakti Sosial dan Kesehatan 14:42 wib: Lantik 201 Pejabat Esselon III dan IV, Untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Kepada Masyarakat Lebak 08:51 wib: Tetap Tuntas 2021, Target Jalan Beton Terdampak Covid-19 08:47 wib: Kopsyah BMI Konsisten Bantu Pemkab Serang Perbaiki RTLH 20:58 wib: Puluhan Warga Binaan Lapas Serang Ikuti Perekaman E-KTP 14:06 wib: Polda Banten Gelar Tes Samjas Seleksi Penerimaan AKPOL Dan Tamtama Tahun 2020 21:52 wib: Jelang Pilkada Kabupaten Serang 2020, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cikande Terima Perlengkapan Logistik PPDP Dan APD 16:37 wib: Personel Polres Serang Melakukan Pengamanan Pembagian BTS Kepada Masyarakat 07:44 wib: BST Tahap 3 Desa Waringin Kecamatan Mancak Mulai di Bagikan Di Kantor Desa 20:05 wib: Pendukung Masih Yakin Masduki Jadi Cabup

Bank Indonesia Perwakilan Banten Siapkan Pelayanan Penukaran Uang Buat Kebutuhan Ramadhan dan Lebaran

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 973 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KpW) Banten pada tahun ini telah menyiapkan layanan penukaran uang pecahan kecil dalam memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran. Adapun jumlah yang disiapkan mencapai Rp 3 Triliun.

Kepala KPw BI Banten Erwin Soeriadimadja mengatakan, layanan penukaran uang pada Lebaran tahun ini diprediksi terdapat peningkatan. Pada tahun lalu yang hanya disiapkan senilai Rp 21,340 Miliar.

“Untuk tahun ini ada penambahan uang yang akan kita berikan untuk Lebaran tahun ini. Nilai ini lebih besar dari Lebaran di 2019 lalu. Namun untuk rincian nominal uang pecahan sendiri, kami (BI) Banten masih menghitung berapa total rincian uang tersebut,” kata Erwin kepada Selatsunda melalui pesan singkat whatshappnya,” Sabtu (2/5/2020).

Lebih lanjut Erwin menjelaskan, BI Banten pada tahun ini tidak melayani kantor kas keliling yang setiap tahunya digelar. Pihaknya hanya melayani perbankan yang ada di Banten.

“Karena adanya pademi corona, kami tidak men tiadakan kegiatan kantor kas keliling. Semua uang penukaran terfokuskan ke para perbankan,” lanjut Erwin.

Masih kata Erwin, pihaknya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang receh mendorong perbankan untuk menyediakan uang pecahan uang kecil.

“Karena prinsipnya para perbankan inilah yang langsung melayani masyarakat,” kata Erwin seraya mengatakan, di tengah kondisi virus Covid-19 sebelum uang diserahkan kepada pihak perbankan, uang-uang tersebut sebelumnya telah disemprotkan dengan cairan disenfektan lalu di tahan selama 14 dan selanjutnya uang tersebut diolah kembali.

Erwin juga mengimbau, masyarakat dapat menukarkan uangnya ke perbankan untuk menghindari peredaran uang palsu.

“Kita selalu antispasi adanya uang palsu yang beredar ini, maka itu kami menghimbau agar masyarakat bisa menukarkan yang tersebut langsung ke perbankan bukan ke tempat yang lain,” pihaknya


[Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top