Selasa, 19 November 2019 |
13:17 wib: Walikota Serang Janji Perbaiki SDN 1 Banjar Sari Yang Rusak Terkena Punting Beliung 18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten 23:35 wib: Diduga Ilegal, Aktifis Lingkungan Bojonegara Desak Aktifitas Pemotongan Kapal Dihentikan

Banjir Rendam 5 Kecamatan di Pandeglang

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 4214 Pengunjung

Bantenku.com, Pandeglang – Tingginya curah hujan sejak pekan lalu, membuat 5 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang terendam air banjir. Ketinggian banjir mencapai 50cm. Pihak BPBD menghimbau warga tetap waspada mengingat curah hujan diwilayah Kabupaten Pandeglang masih tinggi.

Dari data yang diperoleh, ada sekitar 5 kecamatan di Pandeglang yang sudah terendam banjir, yaitu Kecamatan Munjul, Kecamatan Saketi, Kecamatan Bojong, Kecamatan Picung, dan Kecamatan Patia.

\"Ketinggian air bervarisiasi antarai 30cm-50cm, namun dengan masih tingginya curah hujan diwilayah Kabupaten Pandeglang, kemungkinan air akan naik kembali,\" kata Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan, Jumat (24/04/2015).

Doni pun menambahkan, air naik sejak pagi tadi sekitar pukul 07.00. Terendamnya rumah warga ini diakibatkan luapan sejumlah sungai diwilayah Kabupaten Pandeglang. Hingga kini warga masih bertahan dirumah mereka dan belum ada yang mengungsi.

\"Hujan masih tinggi dan kami himbau warga agar tetap waspada kerena tidak menutup kemungkinan air akan kembali naik, namun hingga kini kami masih mendata jumlah rumah warga yang terendam air banjir,\" tambah Doni saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Pihak BPBD juga sudah menyiagakan sejumlah personil di sejumlah kecamatan langganan banjir, karena tidak menutup kemungkinan jika curah hujan masih tinggi air akan naik kembali.(wan)

KOMENTAR DISQUS :

Top