Senin, 13 Juli 2020 |
21:52 wib: Jelang Pilkada Kabupaten Serang 2020, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cikande Terima Perlengkapan Logistik PPDP Dan APD 16:37 wib: Personel Polres Serang Melakukan Pengamanan Pembagian BTS Kepada Masyarakat 07:44 wib: BST Tahap 3 Desa Waringin Kecamatan Mancak Mulai di Bagikan Di Kantor Desa 20:05 wib: Pendukung Masih Yakin Masduki Jadi Cabup 18:26 wib: Warga Korban Banjir Bandang dan Longsor datangi Sekretariat PWI, membuat PWI Lebak Prihatin 14:16 wib: Walikota Serang Syafrudin Hadiri Pelepasan Kepala Pengadilan Agama Serang 11:18 wib: Ditengah Pandemi Covid-19, Polda Banten Terus Bagikan Sembako Kepada Masyarakat 11:13 wib: Pemkab Serang Perbaiki 9.198 RTLH, Tersisa 4.451 RTLH 19:42 wib: Wali Kota Serang Hadiri Simulasi Wedding New Normal Yang Diadakan Oleh Aspedi Banten 19:05 wib: PT Nikomas Gemilang Mengadakan CSR Donasi Sembako dan Masker untuk Masyarakat Lansia di Ds Tambak & Ds Cijeruk

Bak Ditutupi Terpal Selundupkan Pemudik, Pikup Muatan Kerupuk Ini Coba Kelabui Petugas

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 2387 Pengunjung

Bantenku, CILEGON - Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon mempergoki kendaraan pikap nomor polisi AE 9736 NF yang mengangkut kerupuk, ternyata terdapat beberapa orang di dalamnya.

Diduga pikap tersebut hendak menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak. Itu diketahui saat petugas melakukan check point di sekitar Gerem, Kecamatan Grogol, Rabu (29/4/2020).

Melihat peristiwa tersebut petugas langsung memeriksa kendaraan dan orang yang ada di dalamnya.

Kapolsek Pulomerak, AKP Rifki Septirian Yusuf mengatakan petugas tidak menyangka bakal menemukan pikap yang membawa orang.

“Jadi petugas sedang melaksanakan penyekatan seperti biasa yang rutin dilaksanakan setiap hari untuk mengimbau dan mengarahkan warga untuk tidak melakukan kegiatan mudik. Jadi kan petugas sedang mengatur kendaraan secara normal tadi siang, semua kendaraan kan diperiksa, yang boleh kan hanya kendaraan yang membawa logistik, sembako, makanan, namun satu mobil pikap ini ketika diperiksa, petugas curiga kok tinggi sekali terpalnya, bawaannya apa? ketika diperiksa ternyata bawaannya orang, isinya memang kerupuk, tapi kalau kerupuk masa sih seberat itu, kan tidak mungkin, akhirnya timbul kecurigaan petugas, namanya kerupuk satu ton juga tetap saja ringan. Akhirnya dibuka sama petugas, dibuka terpalnya, ternyata di bawahnya ada laki-laki dan perempuan,” ujar Kapolsek dikonfirmasi wartawan.

Menurut Kapolsek mobil pikap itu berasal dari Semarang dan hendak menuju ke Bengkulu. “Kalau prediksi saya mungkin mereka dari Semarang gak tahu naik apa, tapi karena yang diperbolehkan kendaraan barang yang menyeberang, akhirnya nyelundup lah ke situ ke kendaraan pikap,” katanya.

Kapolsek mengungkapkan selama operasi ketupat tahun ini pihaknya baru menemukan peristiwa seperti itu.

“Dengan adanya temuan ini mungkin nanti kita lebih atensi lagi, mungkin kalau kendaraan barang kita periksa lebih ketat karena khawatir di dalamnya beneran barang atau bukan,” tegasnya.

Kapolsek mengimbauan kepada masyarakat agar mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah. “Kami berharap apa yang telah menjadi imbauan pemerintah agar dilaksanakan tentunya guna mencegah penyebaran Covid-19, dikhawatirkan pemudik atau warga yang ingin mudik ke kampung halaman tanpa pemeriksaan dari tempat asal atau tempat tujuan khawatirnya menjadi penyebaran yang begitu cepat, itu sudah banyak terjadi, kami berharap masyarakat lebih paham dengan kondisi seperti saat ini,” imbuhnya.

(Drie/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top