Jumat, 13 Desember 2019 |
15:20 wib: Rehab Lapen Desa Inten jaya Diduga Sarat Korupsi 12:12 wib: Tak Berizin Tapi Tetap Buka, Wakil Walikota Serang Sidak Hiburan Malam 18:39 wib: Rehab Lapen Desa Inten Jaya Cimarga Diduga Gagal Saat Perencanaan 18:25 wib: Aparat Penegak Hukum diminta Awasi Kegiatan Pengerasan di kampung Luwuk Desa Mekarjaya 17:23 wib: Bea Cukai Banten, Musnahkan Ribuan Botol Miras Impor Ilegal 19:41 wib: Polsek Puloampel Targetkan Penertiban Galian C Hingga ke Pelosok Desa 19:07 wib: Brantas DPD Lebak Desak Galian Tanah Merah di Desa Pasir Tanjung Kecamatan Rangkasbitung Ditutup 19:35 wib: LPLHI Minta Dinas LH Pemprov Banten Menindak Tegas Industri Industri yang Melanggar 14:19 wib: Kades Batu Kuda dan Ormas Brantas Siap Majukan Masyarakat dan Ekonominya 20:52 wib: Janjikan Perubahan, Ranta Soeharta Maju Pilkada Kota Cilegon 2020

Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 476 Pengunjung
Foto: Bantenku.co.id

Bantenku, SERANG- Dua saudara ipar nekad menganiaya Sanusi (58), keamanan Pasar Ciruas, warga Desa Plawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Akibat dari pengeroyokan ini, korban yang diketahui merupakan orangtua dari Kepala Desa Plawad ini harus dilarikan ke rumah sakit setempat karena menderita luka bacokan pada bagian kepala.

Usai menganiaya korban, pelaku RS (36), warga Kelurahan Pagaragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang dan AM (40) warga Citeureup, Kecamatan Ciruas, melarikan diri. Namun petugas Unit Reskrim Polsek Ciruas berhasil salah seorang pelaku. Tersangka RS alias Dul ditangkap ditempat persembunyiannya di daerah Kedaung, Kota Tangerang. Sedangkan AM yang diketahui sebagai adik ipar RS masih dalam pencarian.

Kapolsek Ciruas Kompol P Winoto mengatakan kasus pembacokan dan penganiayaan itu bermula saat korban Sanusi yang berprofesi sebagai keamanan pasar tengah duduk bersama temanya di Pasar Ciruas pada Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 01.00. Tiba-tiba pelaku DS, AM mendatangi korban dan langsung membacok dan memukuli korban.

" RS dan AM langsung berteriak kepada korban. Lalu pelaku Dul langsung mendorong badan korban hingga terjatuh. Kemudian pelaku AM langsung membacok kebagian kepala korban berulang kali lalu, sementara RS memukuli korban dengan tangan kosong,” kata Kapolsek ditemui dikantornya, Selasa (16/7/2019).

Menurut Winoto, korban pembacokan dan penganiayaan itu berhasil diselamatkan warga yang ada di Pasar dan langsung di bawa ke Rumah Sakit terdekat. Sedangkan kedua pelaku RS dan AM langsung melarikan diri.

“Setelah mendapatkan perawatan, korban melaporkan kejadian itu kepada kami,” ujarnya.

Winoto menjelaskan setelah mendapatkan laporan tersebut, Reskrim Polsek Ciruas langsung bergerak mencari pelaku di rumahnya masing-masing. Pelaku RS merupakan warga Kampung Cibadak, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, sedangkan AM warga Kampung Citeurep Tegal, Desa Citeurep, Kecamatan Ciruas.

“Usai menerima laporan tim reskrim langsung bergerak untuk menangkap pelaku. Namun saat rumahnya digerebeg keduanya tidak berada di rumahnya,” jelasnya.

Winoto mengungkapkan setelah dilakukan pencarian hingga Senin (15/7/2019) diketahui pelaku RS bersembunyi di wilayah Kota Tangerang. Tim Reskrim Polsek Ciruas langsung mengejar pelaku yang diketahui bersembunyi di sebuah tempat usaha laundry di wilayah Kedaung, Kota Tangerang.

“Kemarin sekitar jam 17.00 satu pelaku berhasil kita amankan, dia sedang bekerja di tempat usaha Laundry. Namun karena pertimbangan keamanan, tersangka AM, kami titipkan penahanannya di Mapolres Serang,” ungkapnya.

Ditemui di Mapolres Serang, tersangka RS alias Dul mengakui bersama adik iparnya telah mengeroyok korban. Berdasarkan pengakuan, dirinya hanya memukuli dengan tangan kosong, sedangkan yang melukai korban dengan senjata tajam adalah adik iparnya. Motifnya, kata RS, dirinya merasa tersinggung karena sempat diancam akan dibunuh oleh korban.

“Menurut cerita adik ipar, saya katanya akan dibunuh oleh korban. Awalnya, saya tidak tanggapin tapi adik ipar yang emosi bahkan sempat saya cegah,” katanya(Defit/Red)



KOMENTAR DISQUS :

Top