Sabtu, 17 Agustus 2019 |
10:48 wib: Badak Banten Apresiasi Respon Bupati Lebak menurunkan Lampion 10:18 wib: Ketua Brantas Lebak Tuding Lemahnya Pengawasan Pada Program Kotaku Jadi Biang Permasalahan 09:45 wib: Puskesmas Puloampel Semarakan Perayaan HUT Kemerdekaan Ke 74 18:25 wib: Ormas Brantas Lebak Dorong Kejari Selidik Program Kotaku Di MC Barat 19:21 wib: Warga Carenang Desak Pemerintah Bantu Pemulangan Anaknya di Timur tengah 15:51 wib: Kapolda Banten : Idul Adha Momentum Berbagi dengan Sesama 16:26 wib: PT Andalan Finance Pastikan Sesuai SOP Saat Tarik Kendaraan 08:07 wib: Ormas Brantas Lebak : Lelang Pengadaan Barang Dan Jasa Pada Program Kotaku Diduga Tidak Sah 07:57 wib: KSOP Banten Terapkan Sistem Inaportnet TUKS di Banten 16:36 wib: Wakil Bupati Lebak Hadiri Audiensi Calon Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih

Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 203 Pengunjung
Foto: Bantenku.co.id

Bantenku, SERANG- Dua saudara ipar nekad menganiaya Sanusi (58), keamanan Pasar Ciruas, warga Desa Plawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Akibat dari pengeroyokan ini, korban yang diketahui merupakan orangtua dari Kepala Desa Plawad ini harus dilarikan ke rumah sakit setempat karena menderita luka bacokan pada bagian kepala.

Usai menganiaya korban, pelaku RS (36), warga Kelurahan Pagaragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang dan AM (40) warga Citeureup, Kecamatan Ciruas, melarikan diri. Namun petugas Unit Reskrim Polsek Ciruas berhasil salah seorang pelaku. Tersangka RS alias Dul ditangkap ditempat persembunyiannya di daerah Kedaung, Kota Tangerang. Sedangkan AM yang diketahui sebagai adik ipar RS masih dalam pencarian.

Kapolsek Ciruas Kompol P Winoto mengatakan kasus pembacokan dan penganiayaan itu bermula saat korban Sanusi yang berprofesi sebagai keamanan pasar tengah duduk bersama temanya di Pasar Ciruas pada Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 01.00. Tiba-tiba pelaku DS, AM mendatangi korban dan langsung membacok dan memukuli korban.

" RS dan AM langsung berteriak kepada korban. Lalu pelaku Dul langsung mendorong badan korban hingga terjatuh. Kemudian pelaku AM langsung membacok kebagian kepala korban berulang kali lalu, sementara RS memukuli korban dengan tangan kosong,” kata Kapolsek ditemui dikantornya, Selasa (16/7/2019).

Menurut Winoto, korban pembacokan dan penganiayaan itu berhasil diselamatkan warga yang ada di Pasar dan langsung di bawa ke Rumah Sakit terdekat. Sedangkan kedua pelaku RS dan AM langsung melarikan diri.

“Setelah mendapatkan perawatan, korban melaporkan kejadian itu kepada kami,” ujarnya.

Winoto menjelaskan setelah mendapatkan laporan tersebut, Reskrim Polsek Ciruas langsung bergerak mencari pelaku di rumahnya masing-masing. Pelaku RS merupakan warga Kampung Cibadak, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, sedangkan AM warga Kampung Citeurep Tegal, Desa Citeurep, Kecamatan Ciruas.

“Usai menerima laporan tim reskrim langsung bergerak untuk menangkap pelaku. Namun saat rumahnya digerebeg keduanya tidak berada di rumahnya,” jelasnya.

Winoto mengungkapkan setelah dilakukan pencarian hingga Senin (15/7/2019) diketahui pelaku RS bersembunyi di wilayah Kota Tangerang. Tim Reskrim Polsek Ciruas langsung mengejar pelaku yang diketahui bersembunyi di sebuah tempat usaha laundry di wilayah Kedaung, Kota Tangerang.

“Kemarin sekitar jam 17.00 satu pelaku berhasil kita amankan, dia sedang bekerja di tempat usaha Laundry. Namun karena pertimbangan keamanan, tersangka AM, kami titipkan penahanannya di Mapolres Serang,” ungkapnya.

Ditemui di Mapolres Serang, tersangka RS alias Dul mengakui bersama adik iparnya telah mengeroyok korban. Berdasarkan pengakuan, dirinya hanya memukuli dengan tangan kosong, sedangkan yang melukai korban dengan senjata tajam adalah adik iparnya. Motifnya, kata RS, dirinya merasa tersinggung karena sempat diancam akan dibunuh oleh korban.

“Menurut cerita adik ipar, saya katanya akan dibunuh oleh korban. Awalnya, saya tidak tanggapin tapi adik ipar yang emosi bahkan sempat saya cegah,” katanya(Defit/Red)



KOMENTAR DISQUS :

Top