Minggu, 21 Juli 2019 |
08:23 wib: Proyek Betonisasi Jalan DPUTR Cilegon Diduga Dikorupsi? 08:09 wib: Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi 20:17 wib: Jamin Tak Ada Perploncoan, Walikota Serang Datangi Sekolah 20:01 wib: Walikota Serang Minta Kader Posyandu Proaktif Sampaikan Informasi Imunisasi 12:58 wib: Walikota Serang Dorong Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Daerah 15:04 wib: Wujud Pelayanan Masyarakat, Walikota Serang Sidak ke Disdukcapil dan Disnakertrans 14:47 wib: Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor 18:56 wib: KLHK Bersama Pemkab Lebak Tutup KegiatanPETI Dikawasan TNGHS 13:07 wib: Polda Banten Bentuk Satgas Antimafia Tanah 19:33 wib: Pesona Negri Atas Awan Gunung Luhur Citorek Sedot Perhatian Bupati Lebak

APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak

Publisher: Admin Web Dibaca: 1953 Pengunjung

Bantenku - Lebak.. Sebanyak 264 Desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesi (APDESI),Se Kabupaten Lebak. akan menggelar aksi unjuk rasa(Aksi damai). Dengan membawa misi Bela Desa , yang akan dilaksanakan hari  kamis (02/05/19).

Hal ini diketahui setelah adanya postingan surat permintaan ijin melakukan aksi damai di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak  dan gedung Kantor Bupati Lebak, yang ditujukan ke Kepolisian Lebak pertanggal 29 april 2019 oleh APDESI Kabupaten Lebak.yang ditanda tangani oleh Ketua Hj Bedah Marwiah dan sekertarisnya Edi.

Dalam surat pemberitahuan aksi damai tersebut tercantun sebanyak 264 Kepala Desa dengan membawa tiga perangkat Desanya masing masing akan menggeruduk Gedung Kantor DPMD dan gedung kantor Bupati Lebak.

Ketika diikomfirmasi Ketua APDESI Lebak, Bedah Marwiah melalui handphonenya tidak memberikan tanggapan,

Sementara itu saat ditemui di ruang kerjanya Rusito Kepala Dinas PMD didampingi Kepala Bidang Desa Pirman mengatakan" kita sampai saat ini belum menerima secara resmi surat tersebut. Dan hanya mengetahui dari WA saja. Saya sangat menyangkan dengan cara penyampaian seperti itu , alangkah baiknya dalam bentuk rapat, atau konsultasi itu yang harusnya dilakukan oleh pengurus, jalurnya sudah jelas, kalau penyampaiannya aspirasinya seperti itu ngomong dijalan tidak akan tersampaikan" kilah Rusito.

Masih kata Rusito" Sebaiknya jangan dilakukan model model begitu, poin poinnya sudah jelas disampaikan dalam rapat dewan, hari selasa kita akan undang untuk diskusikan dengan pengurus, sebetulnya hanya beberapa Desa saja yang ikut. Dan Desa yang lainnya yang tidak ikut mereka sudah memahami dan melaksanakan sesuai dengan kondisi Desanya masing masing(Fleksible), dan informasi dari camat hanya satu Desa yang tidak melakukan tahapan tahapan yaitu Desa cikatapis" pungkas Rusito. ( Hin.Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top