Kamis, 23 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak

Publisher: Admin Web Dibaca: 1813 Pengunjung

Bantenku - Lebak.. Sebanyak 264 Desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesi (APDESI),Se Kabupaten Lebak. akan menggelar aksi unjuk rasa(Aksi damai). Dengan membawa misi Bela Desa , yang akan dilaksanakan hari  kamis (02/05/19).

Hal ini diketahui setelah adanya postingan surat permintaan ijin melakukan aksi damai di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak  dan gedung Kantor Bupati Lebak, yang ditujukan ke Kepolisian Lebak pertanggal 29 april 2019 oleh APDESI Kabupaten Lebak.yang ditanda tangani oleh Ketua Hj Bedah Marwiah dan sekertarisnya Edi.

Dalam surat pemberitahuan aksi damai tersebut tercantun sebanyak 264 Kepala Desa dengan membawa tiga perangkat Desanya masing masing akan menggeruduk Gedung Kantor DPMD dan gedung kantor Bupati Lebak.

Ketika diikomfirmasi Ketua APDESI Lebak, Bedah Marwiah melalui handphonenya tidak memberikan tanggapan,

Sementara itu saat ditemui di ruang kerjanya Rusito Kepala Dinas PMD didampingi Kepala Bidang Desa Pirman mengatakan" kita sampai saat ini belum menerima secara resmi surat tersebut. Dan hanya mengetahui dari WA saja. Saya sangat menyangkan dengan cara penyampaian seperti itu , alangkah baiknya dalam bentuk rapat, atau konsultasi itu yang harusnya dilakukan oleh pengurus, jalurnya sudah jelas, kalau penyampaiannya aspirasinya seperti itu ngomong dijalan tidak akan tersampaikan" kilah Rusito.

Masih kata Rusito" Sebaiknya jangan dilakukan model model begitu, poin poinnya sudah jelas disampaikan dalam rapat dewan, hari selasa kita akan undang untuk diskusikan dengan pengurus, sebetulnya hanya beberapa Desa saja yang ikut. Dan Desa yang lainnya yang tidak ikut mereka sudah memahami dan melaksanakan sesuai dengan kondisi Desanya masing masing(Fleksible), dan informasi dari camat hanya satu Desa yang tidak melakukan tahapan tahapan yaitu Desa cikatapis" pungkas Rusito. ( Hin.Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top