Selasa, 19 Oktober 2021 |
18:03 wib: Utamakan Pelayanan, Jasa Raharja Banten Data Korban Laka Bus di Tol Tangerang Merak 22:43 wib: RSUD Banten Luncurkan KateterisasiJantung 22:06 wib: Jasa Raharja Cabang Banten Gandeng Kampus Untirta, Gagas Kegiatan Kampus Pelopor Keselamatan 18:03 wib: Pilkades Serentak di Kabupaten Serang Digelar 31 Oktober 2021 07:49 wib: Dibuka Wagub Andika, Banten Golf Open Tournament 2021 Diikuti Peserta Pro & Amatir 10:34 wib: Bupati Serang Beri Penghargaan untuk Atlet PON Berprestasi 17:29 wib: Tantangan Semakin Kuat, Kemajuan Kabupaten Serang Diapresiasi 07:57 wib: Gebyar HUT Kabupaten Serang Banjir Bantuan 22:02 wib: Lakukan Pembinaan, Kini Tingkat Kehadiran Pegawai Non-ASN di Setwan Banten Naik Signifikan 21:33 wib: Sekretariat DPRD Banten Klaim Sukses Adakan Vaksinasi Setelah Sasar 2.230 Orang

Andika Gagas Gerakan Peduli Aceh dan Lebak

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 2359 Pengunjung
Andika Hazrumy(Foto : Istimewa)

Bantenku.com, SERANG - Calon wakil gubernur Banten Andika Hazrumy menyampaikan duka atas musibah gempa bumi yang melanda Aceh dan longsor di Kabupaten Lebak. Putra mantan gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini pun menggagas gerakan peduli korban musibah di kedua daerah berbeda provinsi tersebut.

"Tangis yang dialami masyarakat Aceh dan korban longsor di Lebak merupakan kesedihan kita semua. Mari kita berdoa agar musibah ini segera berlalu dan semua korban diberikan kesabaran,” kata Andika. 

Menurutnya, masyarakat Banten harus turun tangan untuk menggalang solidaritas bagi korban bencana gempa bumi di Aceh dan Lebak. “Bahkan saya secara pribadi akan menggerakan rasa solidaritas tersebut. Mari berdoa dan memberikan bantuan apa pun yang kita bisa untuk masyarakat Aceh dan Lebak yang terkena bencana. Tangis Aceh dan Lebak merupakan duka kita semua,” ujar pendamping calon gubernur Wahidin Halim (WH).

Seperti diketahui, gempa tektonik melanda Kabupaten Pidie, Aceh pada Rabu (7/12) sekitar pukul 05.30 WIB. Goncangan itu berlangsung 15 detik. Gempa yang berkekuatan 6,5 SR itu juga dirasakan Banda Aceh, Langsa, hingga Simeulue. Puluhan warga dikabarkan tewas dan ratusan luka-luka.

Sementara terpisah, Kawasan hutan blok Cikopo, Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, mangalami longsor, Selasa (6/12/2016) sekira pukul 03.00 WIB. Akibatnya, sebelas orang penambang emas atau gurandil yang tengah menambang di kawasan tersebut tertimbun material longsoran hingga enam orang diantaranya meninggal dunia.

Andika menegaskan, persatuan umat Islam harus terus dibuktikan dalam berbagai bentuk, termasuk menggalang solidaritas bagi keluarga korban di Aceh dan longsor di Lebak. "Provinsi Serambi Mekah punya sejarah panjang dengan Banten. Saya secara pribadi mengajak semua tim pemenangan dan relawan WH-Andika untuk menggalang bantuan  membantu masyarakat Aceh dan Lebak yang terkena bencana,” ujarnya.

[Tm/Red]



KOMENTAR DISQUS :

Top