Senin, 17 Juni 2019 |
16:59 wib: Masyarakat Banten diminta Jangan Mudah Terprovokasi 15:05 wib: Jalur Wisata Pantai Anyer – Cinangka Ramai Lancar 11:02 wib: DPD Perank Indonesia Lebak Gelar Acara Buka Bersama Dan Santunni Anak Yatim 14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati

Andika Ajak Masyarakat Cintai Gula Semut Sobang

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 3402 Pengunjung
Calon Wakil Gubernur Andika Hazrumy mendatangi pusat produksi gula aren organik Gula Semut, Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Rabu(07/12)

Bantenku.com, LEBAK - Disela kunjungan kampanye tatap muka dengan warga pegunungan di  Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Calon Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy menyempatkan diri mendatangi pusat produksi gula aren organik Gula Semut. Diketahui produksi gula aren organik Gula Semut yang digawangi oleh Anwar, warga Desa Hariang, Kecamatan, Sobang ini sudah masuk ke pasar eropa, Amerika dan beberapa negara di asia.

Dalam kunjungan tersebut, politisi muda partai Golkar ini mengajak Anwar berbincang mengenai produk Gula Semut, termasuk persoalan yang dihadapi Anwar sejak memulai memproduksi gula semut hingga kendala promosi dan pemasaran.

Selanjutnya Anwar mengajak anak sulung dari mantan Gubernur Banten, Andika Hazrumy diajak ke proses pembuatan gula semut. Selain ikut memasak gula aren, Andika kemudian menuju pusat penyaringan dan mencoba menyaring bubuk gula aren berbentuk serpihan, selanjutnya ikut mengemas bubuk gula aren yang selanjutnya disebut gula semut.

Pemilik produk Gula Semut, Anwar mengatakan, pada proses promosi dan pemasaran sejauh injmi dirinya mendapat pendampingan dari lembaga swadaya dari Belanda, Hivos.  "Saya dibantu soal izin merk dan edar internasional dari LSM Belanda, Hivos. Saat ini sedang diperpanjang, dari aturan perpanjangan setahun sekali," ujar Anwar saat berbincang dengan Andika Hazrumy. 

Anwar mengatakan, kendala yang dihadapi dirinya sejauh ini yakni tak terkendalinya aksi penebangan pohon aren untuk dijadikan tepung. Oleh karena itu ia berharap agar kepala daerah baik bupati maupun gubernur untuk membuat kebijakan dalam upaya menekan penebangan pohon aren, berupa Pergub/Perbup atau sekaligus produk peraturan daerah (Perda). 

"Biasanya petani dari Sukabumi, Ciamis yang menyerbu ke daerah ini karena pohon aren disana sudah habis. Caranya sejauh ini saya membina sekitar 700 petani aren. Alhamdulillah sejauh ini cukup berhasil," tutur Anwar

Ia mengatakan, brand gula semut yang digagasnya hingga saat ini sudah cukup dikenal, khususnya konsumen mancanegara. "Untuk konsumen domestim memang kurang dikenal. Oleh karena itu saya meminta pemerintah membantu promosi produk kami," harapnya.

Sementara Cawagub Banten nomor urut 1, Andika Hazrumy mengaku sangat mengapresiasi daya tahan Anwar dalam mengelola produk gula semut hingga mampu menembus pasar internasional. Ia juga berharap menularkan semangat dan daya tahan itu kepada pelaku UMKM di Banten. "Jika kami (pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy) berhasil di Pilgub Banten 2017, seluruh keluhan yang dihadapi UMKM seperti produk gula semut ini kita berjanji akan memutus kendala tersebut," kata Andika.

[Tm/Red]



KOMENTAR DISQUS :

Top