Sabtu, 17 Agustus 2019 |
10:48 wib: Badak Banten Apresiasi Respon Bupati Lebak menurunkan Lampion 10:18 wib: Ketua Brantas Lebak Tuding Lemahnya Pengawasan Pada Program Kotaku Jadi Biang Permasalahan 09:45 wib: Puskesmas Puloampel Semarakan Perayaan HUT Kemerdekaan Ke 74 18:25 wib: Ormas Brantas Lebak Dorong Kejari Selidik Program Kotaku Di MC Barat 19:21 wib: Warga Carenang Desak Pemerintah Bantu Pemulangan Anaknya di Timur tengah 15:51 wib: Kapolda Banten : Idul Adha Momentum Berbagi dengan Sesama 16:26 wib: PT Andalan Finance Pastikan Sesuai SOP Saat Tarik Kendaraan 08:07 wib: Ormas Brantas Lebak : Lelang Pengadaan Barang Dan Jasa Pada Program Kotaku Diduga Tidak Sah 07:57 wib: KSOP Banten Terapkan Sistem Inaportnet TUKS di Banten 16:36 wib: Wakil Bupati Lebak Hadiri Audiensi Calon Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih

Andika Ajak Masyarakat Cintai Gula Semut Sobang

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 3577 Pengunjung
Calon Wakil Gubernur Andika Hazrumy mendatangi pusat produksi gula aren organik Gula Semut, Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Rabu(07/12)

Bantenku.com, LEBAK - Disela kunjungan kampanye tatap muka dengan warga pegunungan di  Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Calon Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy menyempatkan diri mendatangi pusat produksi gula aren organik Gula Semut. Diketahui produksi gula aren organik Gula Semut yang digawangi oleh Anwar, warga Desa Hariang, Kecamatan, Sobang ini sudah masuk ke pasar eropa, Amerika dan beberapa negara di asia.

Dalam kunjungan tersebut, politisi muda partai Golkar ini mengajak Anwar berbincang mengenai produk Gula Semut, termasuk persoalan yang dihadapi Anwar sejak memulai memproduksi gula semut hingga kendala promosi dan pemasaran.

Selanjutnya Anwar mengajak anak sulung dari mantan Gubernur Banten, Andika Hazrumy diajak ke proses pembuatan gula semut. Selain ikut memasak gula aren, Andika kemudian menuju pusat penyaringan dan mencoba menyaring bubuk gula aren berbentuk serpihan, selanjutnya ikut mengemas bubuk gula aren yang selanjutnya disebut gula semut.

Pemilik produk Gula Semut, Anwar mengatakan, pada proses promosi dan pemasaran sejauh injmi dirinya mendapat pendampingan dari lembaga swadaya dari Belanda, Hivos.  "Saya dibantu soal izin merk dan edar internasional dari LSM Belanda, Hivos. Saat ini sedang diperpanjang, dari aturan perpanjangan setahun sekali," ujar Anwar saat berbincang dengan Andika Hazrumy. 

Anwar mengatakan, kendala yang dihadapi dirinya sejauh ini yakni tak terkendalinya aksi penebangan pohon aren untuk dijadikan tepung. Oleh karena itu ia berharap agar kepala daerah baik bupati maupun gubernur untuk membuat kebijakan dalam upaya menekan penebangan pohon aren, berupa Pergub/Perbup atau sekaligus produk peraturan daerah (Perda). 

"Biasanya petani dari Sukabumi, Ciamis yang menyerbu ke daerah ini karena pohon aren disana sudah habis. Caranya sejauh ini saya membina sekitar 700 petani aren. Alhamdulillah sejauh ini cukup berhasil," tutur Anwar

Ia mengatakan, brand gula semut yang digagasnya hingga saat ini sudah cukup dikenal, khususnya konsumen mancanegara. "Untuk konsumen domestim memang kurang dikenal. Oleh karena itu saya meminta pemerintah membantu promosi produk kami," harapnya.

Sementara Cawagub Banten nomor urut 1, Andika Hazrumy mengaku sangat mengapresiasi daya tahan Anwar dalam mengelola produk gula semut hingga mampu menembus pasar internasional. Ia juga berharap menularkan semangat dan daya tahan itu kepada pelaku UMKM di Banten. "Jika kami (pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy) berhasil di Pilgub Banten 2017, seluruh keluhan yang dihadapi UMKM seperti produk gula semut ini kita berjanji akan memutus kendala tersebut," kata Andika.

[Tm/Red]



KOMENTAR DISQUS :

Top