Kamis, 23 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

Aktifis Brantas Soroti Bangunan Puskesmas Kecamatan Puloampel Yang Rusak

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 756 Pengunjung
Foto : Bantenku.co.id

Bantenku, SERANG- UPAYA Pemerintah kabupaten Serang memenuhi fasilitas kesehatan warga dinilai belum maksimal. Sebab, masih ditemukan pelayanan dan fasilitas sejumlah puskesmas di kabupaten Serang jauh dari kata layak.

Hal tersebut menjadi soroton aktifis Barisan Rakyat Untuk Transparansi (Brantas) Kecamatan Puloampel, Juni Kabut selaku Koordinator Brantas Kecamatan Puloampel menuturkan Bangunan Puskesmas di Kecamatan Puloampel kondisinya sudah tidak layak lagi untuk melayani masyarakat. Pasalnya Puskesmas yang sudah lama dibangun tersebut sudah termakan usia. Seperti misalnya dinding bangunan sudah mulai keropos, apabila hujan deras air masuk ke dalam ruangan sehingga beberapa ruangan tidak bisa digunakan.

" Kondisi fisik bangunan sangat mengkhawatirkan. Cat dinding mulai memudar memberikan kesan kumuh. Di ruang tunggu yang berukuran sekitar 5x4 meter hanya menampung tiga baris bangku," ujar Juni saat diwawancara Bantenku. Rabu, (24/04/2019).

"Sempit kalau pagi hari gak sampai menampung 20 orang," kata Juni

Ditambah lagi, minimnya lahan parkir kendaraan. Hanya bisa menampung beberapa motor dan mobil Terpaksa, kendaraan para tamu harus terparkir di atas trotoar hingga ke badan jalan. Akibatnya, arus kendaraan di lokasi tersebut kerap padat saban hari, Beberapa bagian atap puskesmas juga sudah jebol ditambah dinding yang rapuh dan bolong.

Puskesmas yang menjadi harapan warga di kecamatan Puloampel hanya diperbaiki sebatas penambalan atap genteng, serta pengecatan tembok dan pagar saja. Kondisi tersebut dinilai sudah mengkhawatirkan, dan perlu adanya perbaikan total.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Puloampel Haerudin mengakui hal tersebut. Pihaknya telah mengajukan untuk perbaikan dan renovasi total. Pihaknya berharap, tahun depan puskesmas di Kecamatan Puloampel bisa diperbaiki.(Sahlani/Mahesa)

KOMENTAR DISQUS :

Top