Sabtu, 18 Januari 2020 |
08:40 wib: Walikota Serang Cek Kondisi Jalan Rusak di Kecamatan Curug 12:24 wib: Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bojonegara, Pemkab Serang Segera Panggil Penambang 11:51 wib: Kapolda Banten Prioritas Penanganan Tambang Emas Ilegal di Lebak 12:52 wib: Rumah Warga Ambruk, Dihantam Angin Kencang 12:00 wib: 13 Nama Bersaing Rebut Kursi Bos BUMD Agrobisnis Banten 20:46 wib: Brantas Banten Minta Kapolda Banten Sapu bersih Penambang Liar di TNGH 16:49 wib: Pembangunan Lapen Jalan penghubung Kampung Cinanggoler diduga Bermasalah 14:53 wib: Brantas Kabupaten Serang Pertanyakan Kerja Dinas Kebersihan dan CSR Perusahaan 14:10 wib: Jembatan Suka Senang, Malingping Terbengkalai Dikritik Aktivis LPPB 13:32 wib: Protes Kebanjiran, Warga Bojonegara Demo Blokir Jalan

Aktifis Brantas Soroti Bangunan Puskesmas Kecamatan Puloampel Yang Rusak

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1610 Pengunjung
Foto : Bantenku.co.id

Bantenku, SERANG- UPAYA Pemerintah kabupaten Serang memenuhi fasilitas kesehatan warga dinilai belum maksimal. Sebab, masih ditemukan pelayanan dan fasilitas sejumlah puskesmas di kabupaten Serang jauh dari kata layak.

Hal tersebut menjadi soroton aktifis Barisan Rakyat Untuk Transparansi (Brantas) Kecamatan Puloampel, Juni Kabut selaku Koordinator Brantas Kecamatan Puloampel menuturkan Bangunan Puskesmas di Kecamatan Puloampel kondisinya sudah tidak layak lagi untuk melayani masyarakat. Pasalnya Puskesmas yang sudah lama dibangun tersebut sudah termakan usia. Seperti misalnya dinding bangunan sudah mulai keropos, apabila hujan deras air masuk ke dalam ruangan sehingga beberapa ruangan tidak bisa digunakan.

" Kondisi fisik bangunan sangat mengkhawatirkan. Cat dinding mulai memudar memberikan kesan kumuh. Di ruang tunggu yang berukuran sekitar 5x4 meter hanya menampung tiga baris bangku," ujar Juni saat diwawancara Bantenku. Rabu, (24/04/2019).

"Sempit kalau pagi hari gak sampai menampung 20 orang," kata Juni

Ditambah lagi, minimnya lahan parkir kendaraan. Hanya bisa menampung beberapa motor dan mobil Terpaksa, kendaraan para tamu harus terparkir di atas trotoar hingga ke badan jalan. Akibatnya, arus kendaraan di lokasi tersebut kerap padat saban hari, Beberapa bagian atap puskesmas juga sudah jebol ditambah dinding yang rapuh dan bolong.

Puskesmas yang menjadi harapan warga di kecamatan Puloampel hanya diperbaiki sebatas penambalan atap genteng, serta pengecatan tembok dan pagar saja. Kondisi tersebut dinilai sudah mengkhawatirkan, dan perlu adanya perbaikan total.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Puloampel Haerudin mengakui hal tersebut. Pihaknya telah mengajukan untuk perbaikan dan renovasi total. Pihaknya berharap, tahun depan puskesmas di Kecamatan Puloampel bisa diperbaiki.(Sahlani/Mahesa)

KOMENTAR DISQUS :

Top