Jumat, 20 September 2019 |
15:46 wib: H Sanudin Melanjutkan 2 Periode Untuk Desa Salira 07:48 wib: PAD Rendah, Walikota Serang Sidak Dua Dinas 08:14 wib: Kembangkan Pariwisata, Genpi Kabupaten Serang Dikukuhkan 11:15 wib: Warga Bunut Kesal Suara Bising Mesin PT Sulfindo Adi Usaha 07:06 wib: Minta Izin Nikah Lagi, Suami Malah Babak Belur Dikeroyok Istri Pertama dan Kedua 09:45 wib: Relawan Rescue dan Ormas Brantas Banten Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Baduy 10:47 wib: Brantas Desak Kejari Lebak Untuk Melakukan Penyelidikan Terkait Kasus Dugaan Korupsi RTLH 08:33 wib: Dorong Tersangka Baru Kasus Genset RSUD, Aktifis Anti Korupsi Kepung Kejati Banten 10:29 wib: Dewan Akan Kroscek Pembangunan Puskesmas Cirinten Yang Menelan Anggaran 1,4 Milyar Lebih 19:49 wib: H Sanudin Bakal Calon Kepala Desa Salira Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga

Aktifis Brantas Soroti Bangunan Puskesmas Kecamatan Puloampel Yang Rusak

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1204 Pengunjung
Foto : Bantenku.co.id

Bantenku, SERANG- UPAYA Pemerintah kabupaten Serang memenuhi fasilitas kesehatan warga dinilai belum maksimal. Sebab, masih ditemukan pelayanan dan fasilitas sejumlah puskesmas di kabupaten Serang jauh dari kata layak.

Hal tersebut menjadi soroton aktifis Barisan Rakyat Untuk Transparansi (Brantas) Kecamatan Puloampel, Juni Kabut selaku Koordinator Brantas Kecamatan Puloampel menuturkan Bangunan Puskesmas di Kecamatan Puloampel kondisinya sudah tidak layak lagi untuk melayani masyarakat. Pasalnya Puskesmas yang sudah lama dibangun tersebut sudah termakan usia. Seperti misalnya dinding bangunan sudah mulai keropos, apabila hujan deras air masuk ke dalam ruangan sehingga beberapa ruangan tidak bisa digunakan.

" Kondisi fisik bangunan sangat mengkhawatirkan. Cat dinding mulai memudar memberikan kesan kumuh. Di ruang tunggu yang berukuran sekitar 5x4 meter hanya menampung tiga baris bangku," ujar Juni saat diwawancara Bantenku. Rabu, (24/04/2019).

"Sempit kalau pagi hari gak sampai menampung 20 orang," kata Juni

Ditambah lagi, minimnya lahan parkir kendaraan. Hanya bisa menampung beberapa motor dan mobil Terpaksa, kendaraan para tamu harus terparkir di atas trotoar hingga ke badan jalan. Akibatnya, arus kendaraan di lokasi tersebut kerap padat saban hari, Beberapa bagian atap puskesmas juga sudah jebol ditambah dinding yang rapuh dan bolong.

Puskesmas yang menjadi harapan warga di kecamatan Puloampel hanya diperbaiki sebatas penambalan atap genteng, serta pengecatan tembok dan pagar saja. Kondisi tersebut dinilai sudah mengkhawatirkan, dan perlu adanya perbaikan total.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Puloampel Haerudin mengakui hal tersebut. Pihaknya telah mengajukan untuk perbaikan dan renovasi total. Pihaknya berharap, tahun depan puskesmas di Kecamatan Puloampel bisa diperbaiki.(Sahlani/Mahesa)

KOMENTAR DISQUS :

Top