Jumat, 05 Maret 2021 |
09:44 wib: Puluhan Pejabat Pemkab Serang di Suntik Vaksin, Hasilnya Tak Ada KIPI 17:14 wib: DPRD Banten dan Polda Banten Teken Kerjasama Pengamanan dan Penegakan Hukum 10:07 wib: Kadinkes Provinsi Banten : PL Rp 2,5 Miliar Sudah Sesuai Perpres Nomor 16 Tahun 2018 21:55 wib: Reses DPRD Banten, Wabup Serang Sampaikan Persoalan Sampah 21:22 wib: Pemkab Serang Implementasikan PPKM Mikro di Tingkat Desa 00:17 wib: Blokir Website, Kemenkominfo Pantau ISP di Pemkab Serang 11:24 wib: Polres Serang Kota Ringkus Pelaku Pembunuhan 12:53 wib: Lantik Bupati Serang dan Walikota Cilegon Gubernur Banten Tekankan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi 10:58 wib: Dilantik Jumat, Ratu Tatu Sampaikan Program Prioritas Periode Kedua 10:01 wib: Banten Keluar Zona Merah, Wagub Andika Apresiasi TNI/Polri, Pemda dan Warga

2 Penumpang Kapal Ferry di Pelabuhan Merak Ditemukan Tewas Tanpa Busana Dalam Kendaraan Pribadi

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1512 Pengunjung

BantenKu, CILEGON - Dua orang penumpang jenis kelamin laki-laki dan perempuan ditemukan tak bernyawa di dalam mobil Toyota kijang Innova warna hitam Nomor Polisi BG 1795 J di Pelabuhan Merak. Saat ditemukan, kedua mayat tersebut dalam keadaan tanpa busana.

Menurut informasi, peristiwa terjadi pada pukul 20.30 WIB pada Minggu (26/7/2020) di dalam kapal KMP Nusa Putra sewaktu sandar di Dermaga 3, Pelabuhan Merak. Hingga saat ini identitas kedua korban tewas tanpa busana itu belum diketahui.

Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana membenarkan peristiwa itu. Kapolres mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari pihak KMP Nusa Putra bahwa ada kendaraan Innova plat BG ditemukan ada korban 2 orang tidak bernyawa tanpa busana.

“Sehingga kita lakukan identifikasi menggunakan inafis dan ambulans. Tentunya kita laksanakan bongkar kendaraan dari kapal, dan mobil kita amankan di Dermaga 3 Pelabuhan Merak dan korban dibawa ke RSUD Serang untuk dilakukan autopsi lebih lanjur supaya dapat diketahui penyebab kematiannya,” terang Kapolres.

Kapolres menjelaskan bahwa, menurut keterangan saksi, di dalam mobil berjumlah 7 orang. “Yang dua orang korban meninggal dunia dan yang lima orang pada saat berlayar berada di dek kapal tidak di kendaraan dan saat ini lima orang penumpang kendaraan sedang dilakukan pemeriksaan di KSKP Merak,” terangnya.

Dugaan sementara, lanjut Kapolres, korban meninggal dunia tersebut penyebabnya keracunan karbon monoksida.

“Dikarenakan pada saat berlayar kendaraan posisi hidup dan yang bersangkutan menyalakan AC. Namun untuk lebih jelasnya kita masih menunggu hasil autopsi dari RSUD Serang,” paparnya.

Kapolres menambahkan bahwa, kedua korban meninggal ditemukan oleh penumpang lainnya karena kendaraan tersebut merupakan travel gelap dari Palembang menuju ke Blora dan Jepara.

“Mobil dievakuasi keluar, yang meninggal ini sopir kendaraan tersebut.
Kondisi mobil tidak terkunci dari dalam sehingga penumpang yang lain semua ingin menaiki kendaraan di lihat korban sudah meninggal dunia,” tambahnya.

[Sh/Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top