Minggu, 25 Oktober 2020 |
20:36 wib: Ormas Brantas PAC Mancak Serta Relawan Kramat Mancak Siap Dukung Tatu Pandji Pilkada Bupati Serang 2020 19:51 wib: Karang Taruna Desa Salira Gencar Bagikan Masker Gratis 17:18 wib: Tiga Ekor Kerbau Milik Warga Salira Di Gasak Maling 17:13 wib: Dibantu TNI-Polri, Pemkab Serang Tutup Tempat Hiburan Malam di JLS 22:19 wib: Akibat Kebakaran Pabrik Kimia di Cikande, Satu Karyawan Tewas 15:07 wib: Wali Kota Cilegon Pimpin Apel Siaga Bencana 11:29 wib: Kombes Rustam Mansyur, Jabat Dirpolairud Polda Banten 18:53 wib: Dinkes Banten Gandeng Ormas Cegah Covid-19 17:23 wib: Aksi Buruh Serang Akan Ke Jakarta Terhadang Aparat Kepolisian Di Perbatasan Serang Tangerang 11:59 wib: Ucapan Terima Kasih Warga, Ratu Tatu Dihadiahi Bontot Pontang

17 Produk UMKM di Kabupaten Serang Masuk Minimarket

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 413 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) sangat serius memacu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa lolos standar minimarket waralaba. Upaya tersebut terbukti dengan melakukan memorandum of understanding (MoU) bersama PT. Indomarco (Indomart).

Walhasil, saat ini sedikitnya ada 17 produk makanan ringan dan kopi dari 11 UMKM dari binaan Diskoperindag sudah memenuhi standar waralaba dan bisa dipasarkan di Indomart. Hal itu, tentunya bukan hal mudah perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan, mulai dari merk, PIRT (pangan industri rumah tangga), halal disaji dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), izin kesehatan, dan masa berlaku produk.

“Kemudian seleksi terakhir itu pun rasanya harus enak. Jadi semuanya itu harus lengkap syarat standarnya, maka dari sekitar 40 UMKM hanya 17 produk yang terseleksi memenuhi syarat yang lain masih kurang. Dari 17 produk itu dari 12 UMKM, untuk satu UMKM memproduksi satu sampai dua produk,” ungkap Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang, Abdul Wahid melalui keterangan tertulisnya pada Selasa (28/07/2020).

Diketahui, 17 produk dari 12 UMKM berupa makan ringan meliputi Keripik singkong aneka keripik family, MR macaroni (MR Food) original, MR macaroni (MR Food) balado, Ubi balut coklat, dark coklat, , Keripik bawang aneka keripik family, Kropcok original, Aroma rangginang gulung, Emping aneka rasa, Emping aneka rasa bawang, Keripik pisang coklat, Akar kelapa, Keripik sukun, Cipuk pedas, Cipuk asin, Toti slondok, dan Kopi abah.

“Kita mengharapkan kepada pihak Indomart bagi produk UMKM yang sudah masuk agar di akomodir diberi kesempatan dengan syarat yang sudah terpenuhi. Jadi kita (Diskoperindag) juga punya program halal, maka pelakuk UMKM pasti kita bantu,”terang Abdul Wahid.

Dengan masuknya produk UMKM ke Indomart, sebutnya, merupakan langkah awal memberi kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk lebih serius mengembangkan usahanya. “Mudah-mudahan dapat memacu semangat pelaku UMKM untuk bisa memenuhi syarat Indomart, karena standar seperti supermarket lainnya,”paparnya.

Pada Senin, 27 Juli kemarin pihaknya juga sudah mengundang kembali para pelakuk UMKM yang produknya masuk standar Indomart untuk memantapkan agar lebih serius lagi. “Ibu Bupati Serang semangat memberi bantuan, mudah-mudahan bisa mendorong maju kebanggaan pelaku UMKM bukan hanya di warung dipasarkan tetapi juga di indomart. Diharap juga bisa sampai keluar Banten ketingkat nasional kalau produknya laku dipasaran,”katanya.

Dengan demikian, harapan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bisa terwujud dalam membantu para pelaku UMKM. Dengan majunya UMKM berdampak akan merekrut tenaga kerja. “Berapa ribu menyerap tenaga kerja lokal kalau setiap UMKM maju menjadi besar, ini tujuan ibu bupati memajukan UMKM dna menekan menyerap tenaga kerja,”urainya. Seraya memastikan, untuk launching produk UMKM masuk indomart dilaksanakan awal atau pertengahan Agustus 2020.


[Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top